|
Renungan bagi murid - murid Yesus |
PDF
|
| Print |
|
E-mail
|
|
Tuesday, 20 July 2010 |
“Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu” Yesaya 60 : 1.
Yesus Kristus adalah Terang Dunia. Semua yg percaya kepadaNya dan menerimaNya, menerima terang, dan menjadi terang.
Tidak ada yg lebih mengecewakan Tuhan selain melihat hambaNya yang tidak menjadi terang. Ada seorang penjaga pelintasan kereta api. Pada siang hari, dia melambaikan bendera merah utk memberi peringatan kepada mobil2 yg akan melintas di perlintasan tsb. dan bila malam tiba, dia mengajun – ayunkan lampu merah sebagai tanda peringatannya.
Pada suatu malam terjadi kecelakaan, sebuah mobil menabrak bagian belakang kereta yg sedang melintas, untungnya tidak ada korban jiwa dlm peristiwa tsb. Si pemilik mobil menuntut pihak kereta api atas kejadian itu. Saat pengadilan berlangsung, penjaga pelintasan dipanggil menjadi saksi, “Apakah kamu ada di sana saat itu ?” tanya hakim, “Ya pak” jawab penjaga itu, “Apakah kamu melihat mobil yg mau datang melintas ?” “Ya pak”. “Apakah kamu melambaikan lampumu ?” “Ya pak” jawab penjaga itu.
Karena kesaksian penjaga itu, maka perkara itu digagalkan. Ketika keluar dari ruang sidang salah seorang pegawai kereta api mengucapkan terima kasih atas kesaksian penjaga itu “Kamu telah menjawab dg baik semua pertanyaan sehingga perusahaan tdk perlu membayar ganti rugi” “Ya” kata penjaga itu, “tapi kamu tdk dpt membayangkan betapa takutnya saya selama persidangan, sebab saya takut kalau hakim bertanya apakah saat itu lampu saya dinyalakan”.
Kita semua ada dalam bahaya saat kita membiarkan lampu kita mati. Seberapa sering kita sebagai murid Yesus menjalankan tugas kita, menjadi terang bagi sekeliling kita ? Sudah berapa banyak orang yang telah terselamatkan karena kita tetap menyalakan lampu kita ? Atau sebaliknya, sudah berapa banyak korban yang jatuh, karena kelalaian kita tidak menyalakan lampu kita ? Tuhan akan meminta pertanggungan jawab atas masing2 murid2Nya saat IA datang pada kali yg kedua, sudahkah saya bersinar bagi dunia ? Sudahkah saya menceritakan tentang Yesus kepada orang2 di sekeliling ? Sudahkah saya peduli akan keselamatan orang lain ? Atau saya mau selamat sendiri tanpa peduli mereka yg sedang tersesat ? Apa kira2 kata Yesus jika saya berlaku demikian ? Menjadi teranglah !
(Sumber : Make God First, oleh: Eric B. Hare) |