|

Diposkan oleh Moderator Dept.Komunikasi - Radio RRI Ester 4:16 Berada di lingkungan istana? Mimpi kale... Bayangkan, pangeran tampan, bersih, kayaraya, putri cantik dan anggun dengan gaun yang indah dan mahal, makanan minuman mewah dan melimpah, musik indah, orang cendikiawan, dayang-dayang dan pengawal yang selalu menanti titah, jalan-jalan, dihormati dll,dll,dll.
Kenyataan Sebuah film berjudul Hareem, menceritakan tentang wanita yang ditawan dibalik tembok dan dikelilingi orang kasdim. Beberapa wanita ini sudah dijual ke Hareem atau tempat ini. Mereka kelak menjadi istri atau selir ataupun gundik dari seorang Raja atau Sultan. Hanya sedikit wanita ini yang mempunyai kedudukan tinggi dan terhormat. Beberapa menonjolkan kecantikan, tanpa keahlian. Tidak sedikit yang berhati lalim. Mereka merindukan kehidupan diluar tembok, dimana bisa melakukan hal-hal yang diimpikan. The Royal, film dokumenter dimana sekeluarga dibunuh oleh putra mahkota, atau anak kandung (raja, ratu, anak laki, perempuan dan mantu, sebanyak 8 orang mati seketika). Sang pembunuh kemudian bunuh diri, sehingga tahta kerajaan diserahkan pada paman. Ratu Elizabeth II naik tahta menggantikan bapak tuanya, yang memilih menikah dengan janda dari Amerika, sehingga ia menjadi rakyat jelata, dan ironisnya, tidak memiliki anak.
Ester berada di lingkungan "miss universe" pertama, terlama dan termewah di dunia. Miss universe, miss world, dan miss-miss an yang lain adalah tiruan dari zaman Ahasyweros. (Ester 2:2-4) Pada saat ini selama 12 bulan mereka memakai wangi-wangian yang mahal dan tentunya segala jenis perawatan, spa, hair treatment, table manner, dan yang terpenting adalah How to be a Queen. Ester 2:9 Ester menimbulkan kasih sayang, atau mencuri kasih sayang. Ia diberi 2 dayang-dayang terpilih dan terbaik. Beberapa literatur menceritakan bahwa dayang-dayang memegang peranan penting dalam kesuksessan seorang anggota istana.
Lady Diana semasa dipingit dalam istana, adalah seorang rajin, dimana sering sekalil di pagi hari dayang-dayang tidak pernah sempat membersihkan kamarnya karena sudah dibersihkan sendiri. Pangeran William, dalam satu tugas sekolah, di suatu tempat dunia ke3, memasak di kompor minyak, dengan panci dan tutupnya yang sudah melengkung, sementara teman-temannya sedang tidur, dan mereka menginap di rumah panggung, tanpa kamar khusus. Ia juga membelah kayu, diajar untuk manusiawi. Banyak anggota kerajaan yang rendah hati, juga yang sombong dan semena-mena seperti kasus kerajaan Kelantan.
Ester 2:15 Adalah sifat Ester yang tidak matre. Ini penting sekali ditiru. Ayat 17 Raja senang sehingga mengaruniakan mahkota. Kebahagiaan seluruh dunia saat itu, karena Ahasyweros adalah penguasa terbesar di zamannya. 19-23 Konspirasi yang digagalkan Mordekhai.
Beralih ke Ester pasal 3, dengan latar belakang I Sam 15:33 nenekmoyang Haman yaitu Agag, orang Amalek yang dibinasakan oleh nabi Samuel. Sebagai keturunan langsung, Haman mempunyai dendam keturunan/ dendam bangsa. Dan karena gila hormat, ia berniat membunuh seluruh bangsa Yahudi di dunia.
Pasal 4 Mordekhai berupaya mengadakan hubungan diplomatik dengan Ester. Mulanya Ester menolak, karena kestabilitasan Nasional dan kehormatan suami, jangan sampai terulang peristiwa Wasti menolak titah raja. Ester 4:13 "Jangan dikira engkau luput, karena di istana," Ini berarti, bila kita cari selamat sendiri, kita tidak akan selamat. Ester 4:14 "...akan datang penolong, siapa tahu justru saat ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu" Kedudukan saudara dan saya yang dalam posisi penting atau tinggi, saat ini justru sedang dipakai Allah untuk menolong pekerjaan Tuhan. Bila kita tidak mengindahkannya, maka akan berlalu begitu saja, tanpa tanda keajaiban Tuhan. Ester 4:16 Dianjurkan agar seluruh rakyat, dari yang kecil sampai besar, tua-muda, bayi, bahkan hewan ternak berpuasa. "Kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati" Kalimat ini bukanlah kalimat putus asa, tetapi setelah segala usaha, semua ini kupertaruhkan dengan nyawa. Kitab Ester berakhir dengan happy ending. Kitab ini sendiri tidak ada menyebut nama Allah, atau Tuhan, tetapi bagaimana seseorang rela mati demi keselamatan bangsanya. Penggenapan Ester: 1. Keturunan Amalek enyah dari bumi (seperti firman Tuhan) 2. Yang jahat selalu akan mendapat ganjaran, selalu ada generasi yang jahat dan berkuasa. 3. Kitab yang mempraktekkan kasih Tuhan 4. Hari raya Purim yang hingga saat ini masih dirayakan.
Kalau terpaksa aku mati... adalah kalimat yang menginspirasikan banyak orang berhati mulia yang rela mati agar ada orang lain yang diselamatkan. Seperti kasih seorang bapak yang rela menjadi jembatan di gedung yang terbakar, agar istri dan anak-anaknya bisa menyeberang diatas tubuhnya. Seorang ibu yang rela mati agar anaknya selamat. Yehuda anak Yakub yang rela menggantikan Benjamin ketika dihadapan Yusuf. Di sebuah acara Kick Andy ada Mas Endang dari Indonesia yang sedang bekerja di Jepang dan menyelamatkan 2 orang warga Jepang yang tenggelam dilaut, namun Endang sendiri wafat. Selalu ada orang yang menjadi berkat dan berhati mulia, Mudah-mudahan kita juga bisa berhati mulia.
RRI 3 Agustus 2009
|